MAKALAH
TEKNOLOGI
INFORMASI DAN KOMUNIKSI
Tentang
Software dan Driver
Dosen Pengampu: Drs. Muhammad Ariputo, M.Pd
Disusun
Oleh:
Susanti
(RRA1A110039)
FAKULTAS
KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS
JAMBI
Tahun Ajaran
2011-1012
KATA
PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah
SWT. Karena berkat rahmat dan kasih sayang-Nya, sehingga kami dapat
menyelesaikan makalah yang membahas tengtang “ Sofware dan Driver“ dapat
terselesaikan.
Kami sadar bahwa makalah yang kami buat ini masih jauh
dari sempurna, karena itu kami mengharapkan saran dan kritik yang membangun
untuk menyempurnakan makalah ini menjadi lebih baik lagi. Oleh karena itu kami
mohon bantuan dari para pembaca.
Demikianlah
makalah ini kami buat, apabila ada kesalahan dalam penulisan, kami mohon maaf
yang sebesarnya dan sebelumnya kami mengucapkan terima kasih
Jambi, November 2011
Penulis
BAB II
PENDAHULUAN
1.1
Latar
Belakang
Nama lain dari Software adalah
perangkat lunak. Seperti nama lainnya itu, yaitu perangkat lunak, sifatnya pun
berbeda dengan hardware atau perangkat keras, jika perangkat keras adalah komponen yang nyata yang dapat
diliat dan disentuh oleh manusia, maka software atau Perangkat lunak tidak
dapat disentuh dan dilihat secara fisik, software memang tidak tampak secara
fisik dan tidak berwujud benda tapi bisa di operasikan. Pengertian Software komputer adalah sekumpulan data elektronik
yang disimpan dan diatur oleh komputer, data elektronik yang disimpan oleh
komputer itu dapat berupa program atau instruksi yang akan menjalankan suatu
perintah. Melalui sofware atau perangkat lunak inilah suatu komputer dapat
menjalankan suatu perintah
1.1.Rumusan Masalah
Dalam makalah
ini dijelaskan masalah Sofware dan Driver. dan apa fungsi dari Sofware dan
Driver.
1.2.Tujuan
Tujuan dari makalah ini untuk
mengulas kembali bagai apa itu Sofware dan Driver serta fungsi dari Sofware dan Driver itu sendiri.
BAB
II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian
Software dan Hardware beserta Contohnya.
banyak teori mengenai hardware dan
software pengertiannya sebagai berikut:
Hardware
adalah perangkat keras dan software adalah perangkat lunak. Itu
terjemahannya. Tapi bisa juga kita artikan sebagai berikut:
Hardware/Perangkat keras adalah
sebuah alat/benda yang kita bisa lihat, sentuh, pegang dan memiliki fungsi
tertentu. Secara fisik ada wujudnya. Ada bentuknya.
Perangkat Hardware terdiri atas 3
jenis, yaitu:
1. Perangkat
masukan (Input device)
Perangkat masukan berfungsi untuk
memasukkan data, baik berupa teks, foto, maupun gambar ke dalam komputer.Contoh
perangkat input misalnya keyboard, mouse, light-pen, scanner, dan sebagainya.
2. perangkat
keluaran (Output device)
perangkat keluaran dipergunakan
untuk menampung dan menghasilkan data yang dikeluarkan, misalnya monitor dan
printer.
3. Perangkat
pengolah data (Processor)
Perangkat pengolah data dipergunakan
untuk mengolah data.Pengolah data meliputi unit pengolah pusat (CPU/Central
Processing Unit) dan juga mikroprosesor.
Macam-macam perangkat keras
(hardware):
1.
CPU (Central Processing Unit)
Merupakan alat yang berfungsi
sebagai pemroses data.CPU berisi rangkaian sirkuit yang menyimpan
instruksi-instruksi pemrosesan dan penyimpanan data.
2.
Monitor
Merupakan alat yang mampu
menampilkan teks maupun gambar dari data yang sedang diproses dalam CPU.
3.
Keyboard
Keyboard merupakan alat untuk
memasukkan data maupun perintah ke CPU, biasanya terdiri atas rangkaian huruf,
angka, dan tombol fungsi lainnya.
4.
Mouse
Mouse merupakan alat bantu untuk
memberikan perintah dalam memproses data atau mengedit data.
5.
Printer
Priter merupakan alat yang
memproduksi keluaran data (output) berbentuk cetak, berupa teks maupun
gambar/grafik.
6.
CD ROM
Alat tambahan (alat peripheral) yang
mampu menyimpan dan menuliskan data dan program melalui media CD (Compact
Disk).Alat ini didesain mampu menuliskan dan membaca data atau program melalui
sistem optik.
7.
Compact Disk (CD)
Media penyimpanan yang terbuat dari
bahan plastik.Proses penyimpanan dan pembacaan data menggunakan sistem optik.
8.
Floppy Disk
Floppy disk merupakan alat tambahan
untuk menyimpan atau menuliskan ke dalam disket maupun sebaliknya, ukuran yang
umum digunakan adalah ukuran 3,5 inchi.
9.
Hardddisk
Harddisk merupakan alat tambahan
untuk menyimpan data dalam kapasitas besar yang dilapisi secara magnetis, saat
ini perkembangan harddisk sangat cepat dari daya tampung dan kecepatan membaca
data.Perlu kalian ketahui saat ini harddisk memang mutlak ada dalam setiap
computer atau laptop sebagai penyimpan sistem operasi yang permanen.
10. Scanner
Scanner merupakan alat Bantu untuk
memasukkan data berupa gambar atau grafik dan mengubahnya ke dalam bentuk
digital sehingga dapat diproses dan digabungkan dengan bentuk data yang berupa
teks.
11. USB Flasdiks
Flasdisk merupakan tempat
penyimpanan data yang paling digemari karena kapasitasnya yang besar dan
beragam selain itu ukurannya yang kecil memudahkan kita untuk membawanya
kemana-mana, hadirnya flasdisk telah menggantikan floppy disk yang dulu sering
digunakan untuk penyimpanan data yang portable, kapasitas minimum flashdis
adalah 128mb sedangkan untuk kapasitas maksimumnya bisa mencapai 40 Gb, lebih
kecil dibanding Hardisk External yang kapasitasnya bisa mencapai 1 tera bite
(1000 Gb).
Sedangkan Software / perangkat
lunak, adalah sekumpulan data elektronik yang disimpan dan diatur
oleh komputer, data elektronik yang disimpan oleh komputer itu dapat berupa
program atau instruksi yang akan menjalankan suatu perintah. melalui sofware
atau perangkat lunak inilah suatu komputer dapat menjalankan suatu perintah.
Software secara fisik tidak ada wujudnya. Maka tidak bisa kita sentuh, tidak
bisa kita pegang namun kita dapat menjalankannya dalam sebuah sistem operasi
dan Yang hanya bisa kita pegang hanya media penyimpannya saja, seperti
disket,CD, dsb. Perangkat lunak memiliki fungsi tertentu juga, dan biasanya
untuk mengaktifkan perangkat keras. Bisa juga dikatakan perangkat lunak bekerja
di dalam perangkat keras.
perangkat lunak, merupakan
kumpulan beberapa perintah yang dieksekusi oleh mesin komputer dalam
menjalankan pekerjaannya. perangkat lunak ini merupakan catatan Merupakan data
elektronik yang disimpan sedemikian rupa oleh komputer itu sendiri, data yang disimpan
ini dapat berupa program atau instruksi yang akan dijalankan oleh perintah,
maupun catatan-catatan yang diperlukan oleh komputer untuk menjalankan perintah
yang dijalankannya. Untuk mencapai keinginannya tersebut dirancanglah suatu
susunan logika, logika yang disusun ini diolah melalui perangkat lunak, yang
disebut juga dengan program beserta data-data yang diolahnya. Pengeloahan pada
software ini melibatkan beberapa hal, diantaranya adalah sistem operasi,
program, dan data. Software ini mengatur sedemikian rupa sehingga logika yang
ada dapat dimengerti oleh mesin komputerbagi mesin komputer untuk menyimpan
perintah, maupun documen serta arsip lainnya.
Contoh
perangkat lunak: program akuntansi, program MS Office, Microsoft Windows Xp, Microsoft
Office Xp, Microsoft Visual Basic, Macromedia Flas Mx, Jast Animation Shop,
SwisHmax, ACD see Sistem dan lain sebagainya.
dsb.
. Berikut ini adalah jenis-jenis
software yang ada saat ini:
1.
Software Gratis (Freeware)
Freeware atau
perangkat lunak gratis adalah perangkat lunak komputer berhak cipta yang gratis
digunakan tanpa batasan waktu, berbeda dari shareware yang mewajibkan
penggunanya membayar (misalnya setelah jangka waktu percobaan tertentu atau
untuk memperoleh fungsi tambahan). Para pengembang perangkat gratis seringkali
membuat perangkat gratis freeware “untuk disumbangkan kepada komunitas”, namun juga tetap ingin mempertahankan hak
mereka sebagai pengembang dan memiliki kontrol terhadap pengembangan
selanjutnya. Freeware juga didefinisikan sebagai program apapun yang
didistribusikan gratis, tanpa biaya tambahan. Sebuah contoh utama adalah suite
browser dan mail client dan Mozilla News, juga didistribusikan di bawah GPL
(Free Software).
2.
Software Bebas (Free Software)
Free Software lebih mengarah kepada bebas penggunaan tetapi tidak harus
gratis. Pada kenyataannya, namanya adalah karena bebas untuk mencoba perangkat
lunak sumber terbuka (Open Source) dan di sanalah letak inti dari kebebasan:
program-program di bawah GPL, sekali
diperoleh dapat digunakan, disalin, dimodifikasi dan didistribusikan secara
bebas. Jadi free software tidak mengarah kepada gratis pembelian tetapi
penggunaan dan distribusi. Begitu keluar dari lisensi kita dapat menemukan
berbagai cara untuk mendistribusikan perangkat lunak, termasuk freeware,
shareware atau adware. Klasifikasi ini mempengaruhi cara di mana program
dipasarkan, dan independen dari lisensi perangkat lunak mana mereka berasal.
Ada empat jenis kebebasan bagi para pengguna perangkat lunak, yaitu:
- Kebebasan untuk menjalankan programnya untuk tujuan apa saja
- Kebebasan untuk mempelajari bagaimana program itu bekerja serta dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Akses pada kode program merupakan suatu prasyarat.
- Kebebasan untuk menyebarluaskan kembali hasil salinan perangkat lunak tersebut sehingga dapat membantu sesama pengguna.
- Kebebasan untuk meningkatkan kinerja program, dan dapat menyebarluaskan ke khalayak umum sehingga semua menikmati keuntungannya.
Istilah Open source software
digunakan oleh beberapa pihak yang artinya kurang lebih sama dengan Free
Software tetapi lebih untuk menghindari istilah Free/bebas yang sering
diartikan gratis, disamping juga untuk menarik para pengguna bisnis. Gabungan
dari Free Software dan Open Source Software membentuk istilah yang lebih
dikenal dengan Free Open Source Software. Inilah yang saat ini sedang
digalakkan untuk menekan angka pembajakan di Indonesia, salah satunya adalah
IGOS (Indonesia, Go Open Source).
3.
Software Trial (Shareware)
Shareware juga bebas tetapi lebih
dibatasi untuk waktu tertentu. Shareware adalah program terbatas
didistribusikan baik sebagai demonstrasi atau versi evaluasi dengan fitur atau
fungsi yang terbatas atau dengan menggunakan batas waktu yang ditetapkan
(misalnya 30 hari) .
Dengan demikian, memberikan pengguna
kesempatan untuk menguji produk sebelum membeli dan kemudian membeli versi
lengkap dari program. Sebuah contoh yang sangat jelas dari tipe ini adalah
perangkat lunak antivirus, perusahaan-perusahaan ini biasanya memudahkan
pelepasan produk evaluasi yang hanya berlaku untuk jumlah hari tertentu.
Setelah melewati maksimum, program akan berhenti bekerja dan Anda perlu membeli
produk jika Anda ingin tetap menggunakannya.
Kita juga dapat menemukan perangkat
lunak bebas sepenuhnya, namun termasuk dalam program periklanan, distribusi
jenis ini disebut Adware. Sebuah contoh yang jelas adalah program Messenger
dari Microsoft yang memungkinkan penggunaan perangkat lunak bebas dalam
pertukaran untuk masuk dengan cara iklan banner atau pop-up.
4.
Open Source Software
Pola Open Source lahir karena
kebebasan berkarya, tanpa intervensi berpikir dan mengungkapkan apa yang
diinginkan dengan menggunakan pengetahuan dan produk yang cocok. Kebebasan
menjadi pertimbangan utama ketika dilepas ke publik. Komunitas yang lain
mendapat kebebasan untuk belajar, mengutak-ngatik, merevisi ulang, membenarkan
ataupun bahkan menyalahkan, tetapi kebebasan ini juga datang bersama dengan
tanggung jawab, bukan bebas tanpa tanggung jawab.
Open source software seringkali
rancu dengan free software, padahal ada sejumlah hal yang harus dipenuhi bila
dianggap sebagai open source software, yaitu bebas didistribusikan tanpa adanya
persyaratan royalty, program harus memiliki source code, lisensi harus bisa
dimodifikasi dan diturunkan, integrity dari pembuat source code, lisensi tidak
mendiskriminasi seseorang atau sekelompok orang, tidak ada diskriminasi melawan
area pengembangan, hak cipta pada suatu program harus mampu diaplikasi dan didistribusi
kembali oleh siapapun, lisensi tidak mengacu pada spesifikasi suatu produk,
lisensi tidak membatasi tempat dimana software tersebut didistribusikan, dan
lisensi harus berisi teknologi yang netral.
Fungsi software:
- Mengidentifikasi program
- Menyiapkan aplikasi program sehingga tata kerja seluruh pekerjaan peralatan komputer terkontrol
- Mengatur dan membuat pekerjaan menjadi lebih efisien
Klasifikasi software:
1. Software bahasa
2. Software system operasi
3. Software CAD (Computer Aided Design)
4. Software paket aplikasi
5. Software utility
- Mengidentifikasi program
- Menyiapkan aplikasi program sehingga tata kerja seluruh pekerjaan peralatan komputer terkontrol
- Mengatur dan membuat pekerjaan menjadi lebih efisien
Klasifikasi software:
1. Software bahasa
2. Software system operasi
3. Software CAD (Computer Aided Design)
4. Software paket aplikasi
5. Software utility
Ada beberapa jenis software komputer
yang harus Anda ketahui, berikut software – software tersebut :
1. Operating sistem – software yang
merupakan sumber dari software lainnya yang dapat mengijinkan software lainnya
untuk berjalan. Contoh dari software operating sistem ini adalah Window Vista,
Mac OS X dan Linux
2. Software Driver – Program in
mengijinkan komputer untuk dapat berinteraksi dengan perangkat hardware
tambahan seperti printer, scanner, dan video cards.
3. MLM Software – software
mlm ini dapat membantu dan mempermudah
pebinsis mlm untuk mengatur, mengontrol dan memantau bisnis mlm. Contoh dari software
ini adalah e – wallet dan strategic management report
4. Software Pendidikan – berbeda
dengan jenis program sebelumnya, software pendidikan ini dapat mengajarkan
apapun dari komputer, melakukan aktifitas yang berhubungan seperti mengetik
atau berbagai macam jenis pendidikan lainnya seperti kimia.
5. Software Produktifitas – Jenis
software ini mengijinkan pengguna untuk lebih produktif baik itu dalam
menjalankan bisnis atau menjalankan aktifitas produktif lainnya. Contoh dari
software ini adalah software pengolah huruf (Ms Words), Software pengatur
database, software presentasi dan beberapa software lainnya.
6. Software Games - Jenis software
ini termasuk dalam kategori entertainment atau hiburan, software ini memiliki
berbagai macam jenis. Jenis-jenis tersebut seperti MMOs (Massive Multiplayer
Online games), first-person shooters, action games, roleplaying games, and game
petualangan.
7. Media player dan pengembangan
software media lainnya Software yang dibuat untuk dapat memainkan atau mengedit
media digital seperti file music atau video. ejr
2.2
Driver
Driver adalah software yang
menjembatani antara hardware dengan komputer. Misalnya kita ingin meng-connect
modem kita dengan laptop. Harus ada driver khusus untuk menghubungkan modem
agar modem tersebut bisa dibaca oleh laptop.
Kita analogikan Driver ini adalah seorang sopir. Dan hardware-nya adalah mobil. Pastinya untuk mengendarai mobil, perlu sopir khusus untuk mobil itu. Tidak sembarang sopir bisa menyetir semua mobil. Jadi, perlu sopir khusus untuk bisa mengendarai mobil tertentu. Nah, kalau sopir-nya cocok dengan mobil, pasti mobil itu bisa jalan dengan lancar.
Hampir mirip dengan Kernel. Tapi, Driver ini lebih spesifik pada hardware tertentu. Kalau Flashdisk di colokin ke USB, pasti kebaca oleh komputer karena di komputer sudah ada driver-nya. Kalaupun gak ada driver-nya, Flashdisk tersebut masih bisa dibaca oleh Kernel dari Sistem Operasi.
Masalahnya adalah,sering kita tidak tahu spesifikasi hardware untuk mencari driver yang cocok. Dulu kasus seperti ini sering saya alami saat memperbaiki atau menginstal laptop customer. Daripada muter-muter berjam-jam untuk mencari driver yang cocok,lebih baik kita tahu lebih dulu spesifikasi hardwarenya. Inilah cara mengetahui jenis driver.
Perlu diketahui bahwa setiap device selalu disertai device ID
dan vendor (pihak penjual). Jika kita bisa menemukan ID-nya,maka kita bisa
menemukan pabrik pembuatnya. Nah Windows akan membantu kita menmukan vendor dan
device id-nya.
Caranya begini:
- Buka Device Manager lewat sini |Control Panel|System|Hardware|Device Manager)
- Hardware yang belum terinstal drivernya akan tampak notifikasi seperti ini:Unknown device. Biasanya juga disertai ikon tanda seru (!) jadi sangat mudah menemukannya.
- Klik kanan pada unknown device tadi lalu klik |Properties|.
- Di bawah jendela Properties klik |Details| tab lalu pilih |Device Instance Id| dari drop down box.
- Sebagai contoh, Anda akan lihat kode seperti ini:
PCIVEN_8086&DEV_27DC&SUBSYS_30868086&REV_014&1E46F438&0&40F0
Bagian yang saya warnai merah adalah Vendor ID dan bagian
yang saya warnai biru adalah Device ID. Jelasnya begini:
Vendor ID = 8086
Device ID = 27DC
Jika sudah memperoleh data ini,langsung pergi ke sini: PCI Database.
Masukkan kode vendor dan device pada kolom yang disediakan lalu klik |Search|.
Hasilnya akan langsung muncul.
BAB III
PENUTUP
3.1. Kesimpulan
jika perangkat keras adalah komponen
yang nyata yang dapat diliat dan disentuh oleh manusia, maka software atau
Perangkat lunak tidak dapat disentuh dan dilihat secara fisik, software memang
tidak tampak secara fisik dan tidak berwujud benda tapi bisa di operasikan.
Kita analogikan Driver ini adalah seorang sopir. Dan
hardware-nya adalah mobil. Pastinya untuk mengendarai mobil, perlu sopir khusus
untuk mobil itu. Tidak sembarang sopir bisa menyetir semua mobil. Jadi, perlu
sopir khusus untuk bisa mengendarai mobil tertentu.
3.2 Saran
Agar kita dapat mengetahui apa itu Sofwar dan Driver. dengan
berkembangnya zaman dan teknologi semakin canggih kita harus bisa manyesuaikan
diri agar kita tidak ketinggalan oleh zaman.
DAFTAR PUSTAKA
Anonim. 2005 - 2011 Blog-Indonesia.com
Anonim. Posted on 19 Maret 2008 by sidik
No comments:
Post a Comment